Sejarah STIKes Ranah Minang
Perjalanan STIKes Ranah Minang dimulai dari penyelenggaraan pendidikan kesehatan yang terus berkembang hingga menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan di Kota Padang.
Sejarah STIKes Ranah Minang
Yayasan Ranah Minang Padang merupakan penyelengara Institusi kesehatan swasta pertama di Sumatera Barat dan telah berkiprah dalam penyelenggaraan pendidikan di bidang kesehatan sejak tahun 1985, sebagai penyelenggara pendidikan tinggi kesehatan swasta di Sumatera Barat. Cikal bakal penyelenggaraan pendidikan ini diawali dengan berdirinya Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Ranah Minang, yang dalam perkembangannya kemudian dikonversi menjadi Akademi Keperawatan Ranah Minang.
Guna memperluas cakupan bidang keilmuan yang diselenggarakan, pada tahun 2003 Yayasan Ranah Minang mendirikan dua institusi pendidikan tinggi baru, yaitu Akademi Farmasi (AKFAR) Ranah Minang yang resmi berdiri pada tanggal 10 Juni 2003, serta Akademi Kebidanan (AKBID) Ranah Minang yang berdiri pada tanggal 17 Oktober 2003.
Sebagai upaya konsolidasi kelembagaan dan peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, pada tahun 2008 Akademi Keperawatan dan Akademi Kebidanan Ranah Minang digabungkan menjadi satu institusi dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ranah Minang. Melalui penggabungan tersebut, kedua program studi diploma yang telah ada dilanjutkan sebagai Program Studi D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (SK DIKTI) Nomor 245/D/O/2008, STIKes Ranah Minang juga memperoleh izin penyelenggaraan dua program studi baru, yaitu Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Program Studi D4 Kebidanan. Seiring dengan perkembangan tersebut, STIKes Ranah Minang selanjutnya membuka Program Studi Profesi Ners guna melengkapi jenjang pendidikan pada bidang keperawatan.
Selanjutnya, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah mengenai penataan dan penguatan kelembagaan perguruan tinggi swasta, berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Nomor 282/E/O/2022 tanggal 21 April 2022 tentang Akselerasi Program Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta, Akademi Farmasi Ranah Minang resmi bergabung ke dalam STIKes Ranah Minang dan diselenggarakan sebagai Program Studi D3 Farmasi.
Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam pengembangan kelembagaan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi kesehatan, pada tanggal 3 November 2025 STIKes Ranah Minang kembali memperoleh izin penyelenggaraan dua program studi baru, yaitu Program Studi S1 Kebidanan dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 983/B/O/2025.
Hingga saat ini, STIKes Ranah Minang terus berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, profesional, dan terpercaya, guna menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing bagi masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia..
Linimasa
Tahapan Perkembangan Institusi
- 85
1985
Awal Penyelenggaraan Pendidikan Kesehatan
Yayasan Ranah Minang Padang mulai berkiprah dalam bidang pendidikan kesehatan melalui Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Ranah Minang.
- 03
2003
Penambahan Program Studi
Yayasan Ranah Minang menambah Akademi Farmasi (AKFAR) pada 10 Juni 2003 dan Akademi Kebidanan (AKBID) pada 17 Oktober 2003.
- 08
2008
Penggabungan Menjadi STIKes Ranah Minang
Akademi Keperawatan dan Akademi Kebidanan digabung ke dalam STIKes Ranah Minang. Pada masa ini dibuka Program Studi D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, dan S1 Ilmu Keperawatan berdasarkan SK DIKTI No. 245/D/O/2008.
- 22
2022
Bergabungnya Akademi Farmasi
Pada tanggal 21 April 2022, berdasarkan SK KemdikbudRistek Nomor 282/E/O/2022 tentang Akselerasi Program Penggabungan atau Penyatuan PTS, Akademi Farmasi Ranah Minang bergabung menjadi Program Studi DIII Farmasi ke STIKes Ranah Minang.
- 25
2025
Pembukaan Program Studi Kebidanan Baru
Pada 3 November 2025, STIKes Ranah Minang membuka dua program studi baru, yaitu S1 Kebidanan dan Program Pendidikan Profesi Bidan, berdasarkan SK Nomor 983/B/O/2025.
Sampai Saat Ini
Kontribusi STIKes Ranah Minang
Sampai saat sekarang, Yayasan Ranah Minang telah menghasilkan lulusan di bidang kesehatan ± 4.000 tenaga kesehatan. Sebanyak 90% di antaranya telah bekerja di berbagai institusi dalam negeri maupun luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Jepang, dan Saudi Arabia.
