Alumni

Alumni STIKes Ranah Minang

Yayasan Ranah Minang telah menghasilkan ± 4.000 tenaga kesehatan, dengan 90% di antaranya bekerja di berbagai institusi dalam negeri maupun luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Jepang, dan Saudi Arabia.

Testimoni

Cerita Alumni

Pengalaman alumni STIKes Ranah Minang selama menempuh pendidikan hingga memasuki dunia kerja.

Awal tertarik dengan dunia keperawatan karena saya ingin membantu orang lain jika ada yang sakit di rumah dan lahan kerja yang sangat luas baik di dalam dan luar negeri. Dan akhirnya saya kuliah di STIKes Ranah Minang untuk mewujudkannya.
Tika Septia WahyuniTika Septia WahyuniAngkatan 2011 — bekerja di Jepang
Sejak saya sekolah, saya sangat tertarik dengan dunia keperawatan. Kemudian saya mendaftar di STIKes Ranah Minang dan lulus profesi Ners pada tahun 2014. Dosen-dosen di STIKes Ranah Minang sangat membantu dalam mengembangkan potensi keperawatan.
Alumni STIKes Ranah MinangAlumni STIKes Ranah MinangPerawat di Poliklinik IPDN Ampera — Lulus 2014
Saya pikir kesehatan itu tidak ada matinya, pasti diperlukan sepanjang waktu. Itulah awal ketertarikan saya pada dunia keperawatan. Kemudian saya mendaftar kuliah ke STIKes Ranah Minang yang ternyata ada S1 dan Ners, daripada sekolah dua kali.
Alumni STIKes Ranah MinangAlumni STIKes Ranah MinangPerawat di Mayapada Hospital Jakarta — Lulus 2014
Kuliah di STIKes Ranah Minang memberi bekal keterampilan klinis yang kuat, sehingga saya lebih siap ketika masuk ke dunia kerja rumah sakit.
Alumni STIKes Ranah MinangAlumni STIKes Ranah MinangPerawat di RS Haji Jakarta — Lulus 2015
Kuliah di sini sangat nyaman, semua fasilitas tersedia dan lahan praktek Rumah Sakit yang cukup kompeten di Sumatera Barat, sehingga dapat pelajaran yang maksimal. Setelah lulus kurang dari 2 bulan, saya sudah diterima kerja.
Lisa NurmayaLisa NurmayaAlumni Ners Angkatan 6 — Perawat di RS Premier Jatinegara, Lulus 2016